0

최고의 한방 — Final Review

We’re here at last. I know, waving goodbye is not easy. But what can we do? There’s an end to everything, to this drama as well.

By the way, tulisan ini harusnya diterbitkan berbulan-bulan yang lalu, tapi entah kenapa masih kecantol di draft terus. Awalnya dulu niat bikin review mingguan biar konsisten minimal update sekali seminggu. Ternyata susah sekali untuk bertahan selama berminggu-minggu. Huhuhu. Jadi salut banget sama kontributor di situs-situs semacam dramabeans yang konsisten bikin review detail per episode dari awal banget sampe tamat. Lebih dari satu drama pula. You guys are amazing. 

Oh iya, mohon maaf jika sebelumnya ada 2 review yang saya tulis full dalam bahasa Inggris (karena sedang mood xD). Untuk review kali ini, saya akan kembali menulis dalam bahasa Indonesia. Indonesia campur-campur English. xD

Oke, berhubung ini review terakhir tentang drama ini, pertanyaan di awal dulu akan saya cantumkan lagi di sini. Sebelumnya, highlight super ekspres dulu ya. 

instagram.com/thebestpunch

Baca lebih lanjut

Iklan
0

Galau

Berawal dari join di grup facebook Blogger Perempuan, kemudian berlanjut ke WAG BPN Blog Chat (No Gossip), dan sekarang, officially, saya galau. Ini emak-emak anggota grup semacam super banget. Banyak banget info-info penting seputar dunia blogging yang saya dapatkan dari sana. Memang tidak ada sesi materi khusus, tapi sepanjang saya gabung di sana, selalu ada pertanyaan ringan yang akhirnya memicu diskusi yang mantap jiwa. 

Hal yang bikin galau adalah hampir semua anggota grup sudah punya blog yang TLD (Top Level Domain). Sebenarnya saya woles aja walaupun saya masih bertahan dengan blog gratisan ini sejak 2009. Saya ngeblog buat happy-happy aja, hehehe. Tapi semakin ngikutin diskusi, semakin kepikiran bahwa hobi ngeblog oke juga kalo diseriusin. Semakin saya juga jadi merasa ada banyak limitation dengan blog gratisan.  

Pertanyaannya sekarang, mau upgrade blog ini ke personal/ premium atau sewa tempat lain aja?

Baca lebih lanjut

0

CdR dan Hal-Hal yang Menggemaskan

Awalnya berencana untuk bikin review  sekalian pas tamat aja, karena memang tinggal sedikit lagi. Tapi berhubung dari rentang waktu setelah bikin tulisan first impressions (episode 15) sampe episode 45 ada banyak hal menggemaskan yang terjadi, saya jadi pingin bikin 1 tulisan dulu sebelum tamat. Kadang saya gemas sama ceritanya, kadang juga gemas sama komentar-komentar di ig-nya CdR. So, dengan menulis ini, saya harap kegemasan ini akan sedikit terurai. 

Disclaimer: Sama seperti tulisan sebelumnya, tulisan ini sangat subjektif dan ditulis dari sudut pandang emak-emak. Feel 100% free to disagree. 

Karena bingung harus mulai dari mana, pembahasan akan saya buat model Q&A saja. 

What do you think about Rizky so far?

Still kaplokgenic. Seriously, dia adalah karakter paling gak jelas sepanjang masa. Kelakuannya sering blunder dan walaupun sudah memilih salah satu, perasaannya masih tanda tanya besar. As I stated in the first season’s final review, he was my least favorite character. Well, he still is. Sometimes I wish he’d be kidnapped by aliens or something. 

Baca lebih lanjut

0

Makaroni Skotel 

Kali ini, saya akan berbagi salah satu resep andalan suami, yaitu makaroni skotel. Awalnya, makanan ini dibuat untuk ngreyen oven yang diberikan sebagai kado pernikahan kami tahun 2013 (baru sempet dipake tahun 2016 karena dulu kontrakan kita listriknya terbatas). Ternyata hasil akhir dan rasa makaroni skotelnya cukup memuaskan. Suami jadi sering bikin ini deh buat makan sendiri, dibagi ke tetangga, buat takjil, juga buat kalo ada pengajian di rumah. Jadi, in case ada yang pingin bikin makaroni skotel, resep ini boleh dicoba. ;)

Baca lebih lanjut

0

Kelas Menulis Online

Kelas Menulis Online (KMO) adalah sebuah komunitas belajar menulis yang umurnya masih relatif muda. Komunitas ini didirikan untuk mencetak penulis-penulis muda yang dapat memberikan warna baru di bidang literasi, khususnya di Indonesia. Dalam komunitas ini, kita dapat bertemu dengan penulis-penulis handal. Kita juga dapat saling memotivasi dan berbagi ilmu dengan teman-teman yang memiliki minat di bidang kepenulisan. Hal ini tentu sangat bermanfaat, terutama apabila kita ingin lebih serius untuk menekuni profesi sebagai penulis.

Baca lebih lanjut

0

최고의 한방 — Week #7

Scent of farewell is too strong as we’re approaching the finale. There are moments that left me with no choice but to hold back my tears (and eventually I cried anyway, lol). But that’s not all. Some are still so hilarious that I bursted out laughing while replaying those scenes. Some are a bit cheesy, too. Here are the highlights of Week #7 (episode 25-28). 

instagram.com/thebestpunch

Baca lebih lanjut

0

Mengapa Harus Menulis?

​​Mengapa harus menulis? Ya.. mengapa tidak?

Menulis adalah sebuah kegiatan yang memiliki banyak manfaat, baik bagi penulis maupun bagi pembacanya. Jadi, jika ada yang melontarkan pertanyaan “mengapa harus menulis?”, jawabannya tentu akan sangat panjang dan mungkin berbeda antara satu orang dengan orang yang lain. Berikut akan saya tuliskan beberapa kemungkinan jawaban dari pertanyaan tersebut. Perlu dicatat, apa yang saya tuliskan di sini adalah versi saya. Tidak masalah jika anda memiliki jawaban versi yang lain karena kita tidak harus selalu sepemikiran

Baca lebih lanjut

0

First Impressions: CdR Season 2

Bentar deh bu, kok masih nonton drama ini, sih? Katanya kemarin garuk-garuk lantai saking gemesnya?

Gimana ya, masalahnya, season 1 kemarin berakhir seperti kentang anyep. Pingin nggak peduli sih, tapi mau nggak nonton juga rasanya kentang. Jadi serba salah deh ini. Duh, dilema yang berfaedah sekali ya. -_- *digampar pake french fries*

Okelah, nggak pake lama. This is my first impressions on the first 3 weeks of this drama’s 2nd season. I know it’s a bit late, but hey, dramanya masih panjang kan? It’s forgiveable lah ya. *iya deh, apa sih yang enggak buat kamu bu*

Disclaimer: Kendati saya berusaha untuk membuat tulisan yang tidak frontal, tulisan ini masih tetap sangat subjektif. Jika kalian tidak setuju dengan apa yang saya tuliskan di sini, abaikan saja. Saya bukan siapa-siapa, cuma potongan kentang yang gagal menjadi mashed potato

Sejujurnya, feel-nya nonton awal-awal season 2 ini agak beda. But surprisingly, the story exceeded my expectation. Beda dengan season 1 yang awalnya adem ayem, season 2 ini sudah agak ruwet sejak minggu pertama. Hingga di akhir minggu ketiga, ada hal-hal yang semakin rumit, ada juga hal-hal yang mulai membaik.

Baca lebih lanjut

Status
0

Aftermath of procrastination. 

Well, not really procrastination though. I drafted a post, but then another idea popped in my head, drafted another one, another idea popped, drafted another one.. and so on. Finally, there are a few drafts already, and they need to be completed, but I was too lazy to do it. -_-

Just when the thought of finishing the drafts came, there also came another task with a strict deadline. Not only strict, but also short. I recently joined an online book-writing class and this time I was given only 3 days to write 3-pages-long essay. I’m not sure whether I should call it essay or draft or whatever, but sure it’s 3-pages-long. That was tough, but I think it’s too early to give up. So yeah, I’m going to finish that first. 

It sounds like another excuse to not update this blog. Well, it’s indeed an excuse, lol. But this time I mean it. I really want to write a book and I need a proper support system to really execute it. So, this is my chance. Wish me luck. 

PS: There will be 2 new posts published today, and if I can finish my “homework” earlier, there will also be the other 2-3 new posts this week. 

0

Properly

Tulisan pertama di bulan Agustus.  Edisi gemas. 

Saya tidak terlalu ingat sejak kapan saya memiliki pemikiran seperti ini:

Rasa “suka” atau “tidak suka” adalah sesuatu yang sifatnya sangat personal. Jika saya menyukai seseorang, saya tidak akan memaksa orang lain untuk juga menyukainya. Pun sebaliknya. Jika saya tidak menyukai seseorang, saya tidak akan membuat orang lain juga tidak menyukainya. 

Normal kan? Oke, skip ya. *apa sih nanya-nanya sendiri, dijawab-jawab sendiri?!*

Terlepas dari rasa suka atau tidak suka itu, dapatkah kita tetap berpikir rasional?

Baca lebih lanjut