#TemanTapiMenikah

Sudah beli dan kelar baca buku ini dari berbulan-bulan yang lalu, tapi baru pingin bikin review-nya sekarang.. gara-gara miskin ide mau nulis apa hari ini. Mungkin ini adalah buku paling fluffy yang saya baca sepanjang tahun kemarin.


Buku ini sebenarnya ditulis dari kisah nyata papa dan mamanya Sekala. Tapi seperti yang tertulis di sampulnya, buku ini dibuat dalam bentuk novel dengan sudut pandang orang ketiga. Inti ceritanya sebenarnya simpel sih, yaitu tentang persahabatan antara Ayu dan Ditto selama kurang lebih 15 tahun sampai akhirnya mereka memutuskan untuk menikah. Gaya penuturannya ringan sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama  untuk membaca buku ini sampai habis. Kendati demikian, bagi saya, buku ini tetap sparking joy. Mungkin karena memang ceritanya beneran.

Pesan yang dapat diambil dari buku ini adalah mencari jodoh itu tidak perlu selalu harus jauh-jauh. Bisa jadi, jodoh kita itu sebenarnya ada di sekitar kita.

Jadi teringat sebuah cerita lama. Hahahahaha. Dulu, zaman-zaman masih jones, saya dan teman saya pernah bermimpi memiliki suami yang seperti Dude Harlino. Waktu itu, mas Dude masih single, masih sering main sinetron, dan masih menjadi salah satu role model mantu idaman ibu-ibu. Suatu ketika, di sebuah acara infotainment, Mas Dude pernah berkata bahwa dia sedang mencari istri. Saya dan teman saya, we were like, “formulir pendaftarannya bisa diambil di mana ya?” :v

Dan ending-nya tidak terduga. Saya akhirnya menikah dengan teman sekelas waktu kuliah S2 dan dia dengan kakak kelas waktu S1. Ngayal kejauhan, ternyata jodohnya dekat. Dan ternyata banyak juga yang mengalami hal seperti ini. Hehehehehe. 

Tapi yang namanya jodoh itu memang misteri sih. Yang pasti, semua orang akan bertemu dengan jodohnya ketika waktunya tepat. Kalau belum ketemu, berarti waktunya memang belum tepat. Sabar saja, karena apa yang direncanakan oleh Tuhan itu selalu yang terbaik untuk kita. 

Akhir kata, salam #temantapimenikah. Karena teman tapi menikah lebih baik daripada pacaran tapi nggak nikah-nikah. Itu. 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s