Buku Antologi Pelukis Hati 

Kali ini, saya akan sedikit memberikan sneak peek tentang satu buku hasil kolaborasi saya dengan sebelas orang teman alumni Kelas Menulis Online. Buku ini berjudul “Pelukis Hati”.

Cover

Blurb

Hati manusia laksana kanvas putih, hingga seseorang datang dan memberikan warna padanya. Tak peduli orang itu tinggal atau pergi, warna hati takkan lagi sama. Pada satu warna baru itu, orang biasa menyematkan satu kata. Cinta.

Begitu banyak kisah cinta dalam kehidupan manusia. Tak semua berakhir bahagia, tapi semua memberikan makna dan kesan mendalam bagi diri kita. 

Cerita cinta dalam antologi fiksi ‘Pelukis Hati’ ini akan membawa senyum ketika akhirnya bahagia, juga air mata ketika ceritanya berakhir duka. Ceritanya sederhana dan bertebaran di sekitar kita. 

Manis, pahit, getir terlukis dalam setiap kisah cinta. Bersiaplah untuk larut dalam dunia cinta yang penuh warna. 

Dari blurb di atas, sudahkah ada gambaran tentang isi buku ini? Kalau belum, mari saya bantu dengan beberapa poin berikut. Biar lebih enak, saya buat format Q&A aja ya.

Kenapa judulnya Pelukis Hati?

Sebenarnya judul ini terinspirasi dari lagu Monokrom-nya Tulus. Di akhir Reff-nya kan ada lirik,

“Kau melukis aku”

Dari sanalah terjadi ‘aha’ moment dan berakhir dengan tercetusnya judul “Pelukis Hati”. :D 

Siapa saja kontributor dalam buku ini? 

Ada dua belas orang, termasuk saya. Nama-namanya sudah tertera di bagian bawah sampul depan buku. Nggak kebaca? Oke deh dituliskan lagi.

Ratri Dwi Kayungyun, Ana Shafa (Iri Rahayu Tompunu), Reni Susilawati, Ria Resti Anggraeni, Ratnasari Hadiningrum, Lilik Niswatin Farida, Indah Armayeni Arifin, Ria Yunita, Deudeu Desmiati, Ijul Yuliani, Reiza Dreamhigh (Reiza Syailendra), dan Juli Dwisusanti.

Kira-kira beginilah wajahnya, hehehe

Kok belum ada yang saya kenal, ya? 

Yes, we are rookies, but we’re trying to give more than 100% for this project. 

Tema buku ini tentang apa?

Tentang cinta yang dikaitkan dengan warna. Sebenarnya setiap ceritanya membawa warna yang unik, namun di sini, cerita dikelompokkan menjadi tiga warna: biru, merah, dan kuning.

Oh iya, makna cinta di sini luas ya. Ada cerita tentang lika liku pencarian pasangan hidup, kehidupan berumah tangga dengan segala cobaannya, hubungan orang tua dan anak, hubungan kakak adik, juga kesetiaan dalam pertemanan. 

Apakah kisah-kisah di sini nyata?

Ada yang terinspirasi dari kisah nyata, ada juga yang hanya rekaan. Tapi baik yang nyata maupun yang rekaan, ceritanya lebih ke ‘slice of life‘. Stories we can relate in our everyday lives. Ada yang so sweet, ada yang lucu, ada yang sedih, ada yang ngeselin, komplit lah.

Bacaan berat nggak sih ini?

Dibilang berat ya berat, dibilang enggak ya enggak. Ada dua belas cerita dari dua belas orang yang berbeda. Tingkatan konflik di masing-masing cerita juga berbeda, tapi setelah digabungkan, bobotnya jadi terdistribusi merata. Buku ini nggak bakal bikin pusing kliyengan, tapi bukan juga yang sekedar “tamat, ya udah”. Ada hikmah yang dapat diambil dalam setiap cerita.

Apakah buku ini bergambar?

Ya, dan berwarna. Ih, waw!

All pictures belong to sunbaenim @wianderland. Sunbaenim, saranghae. ❤

Berapa tebalnya buku ini?

Dua ratus tujuh belas halaman, termasuk halaman judul, kata pengantar, daftar isi, testimoni, ilustrasi, dan halaman yang sengaja dikosongkan.

Harus siapin budget berapa nih untuk beli satu buku?

Harga normal buku ini adalah Rp 70.000,00, tapi di masa PO, buku ini bisa didapatkan dengan harga promo Rp 59.000,00. Masa PO berakhir pada 28 Desember 2017. 

Terus gimana cara pesannya?

Hubungi penerbit Nurul Amanah Publishing di kontak yang tertera pada gambar di atas.

Bisa juga pesan melalui saya via WhatsApp (bagi yang punya nomor saya), japri saya di Facebook Ratri Dwi Kayungyun, atau di akun Instagram saya @knew_u.

Tapi kan masa PO sudah berakhir?

Masih bisa pesan kok. Mau dapat harga khusus? Japri aja. :)

Hope this helps. Ditunggu orderannya, Kakak. ❤

2 respons untuk ‘Buku Antologi Pelukis Hati 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s