Evaluasi Resolusi 2018

Bulan yang kurang produktif dari aktivitas blogging. Hyuft. Semoga bulan depan bisa lebih baik. Semangat!

Untuk menutup bulan ini, saya akan melakukan evaluasi singkat pada resolusi 2018 saya. Mengapa singkat? Karena pada dasarnya, belum banyak yang tercapai, terutama poin pertama (kurus). Hahaha. Walaupun demikian, minimal sudah ada dua poin yang mulai berjalan. 

Poin pertama yang sudah tercapai adalah: blog baru (www.yoonayra.com)! Demi penghematan, akhirnya nggak jadi sewa hosting. Domain yang sudah saya beli kapan hari saya hubungkan ke blog gratisan yang dibuat di blogspot. Jadi nantinya, saya hanya perlu bayar untuk perpanjangan domain saja. 

Pingin banget bikin tutorialnya, but unfortunately, kemarin lupa ambil screenshoot langkah-langkah untuk menghubungkan alamat domain itu ke blogspot. Mungkin lain waktu, saya akan membahasnya secara singkat dengan screenshot minimum. It’s actually very easy, tapi kayaknya banyak juga orang yang belum tahu caranya. 

Tercapainya poin ini membawa saya pada PR berikutnya, yaitu merutinkan menulis di blog baru itu. Semoga bisa dimulai di bulan Februari. :)

Poin selanjutnya yang sudah tercapai (on progress) adalah berpartisipasi dalam lebih banyak antologi. Sebenarnya baru tiga tulisan (untuk dua antologi) yang benar-benar saya buat tahun ini, tapi ada tulisan-tulisan yang dibuat tahun lalu (precisely, tiga tulisan juga) yang Insya Allah baru akan jadi bukunya tahun ini. Tulisan-tulisan lama itu antara lain:

  1. Jejak Koloni Semut (nonfiksi tentang pengalaman di ITS)
    Sebenarnya tulisan ini adalah tulisan pertama saya yang terpilih masuk dalam sebuah antologi. Bisa dikatakan ini adalah debut saya di bidang per-antologi-an. Tapi karena satu dan lain hal, antologi ini akan jadi antologi saya yang mungkin terbit ketiga (semoga nggak kesalip yang lain xD) setelah Pray, Try, Cry dan Pelukis Hati. Judul antologinya adalah Srikandi Gerigi
  2. Membuang Semuanya (nonfiksi tentang pengalaman dengan taksol)
    I know, the title is not appealing dan kurang memberikan bayangan tentang isinya, karena ini adalah tulisan ekspres yang jadi dalam sekali duduk. Tulisan ini saya buat untuk event Parade Lomba Menulis 6 Tema periode 1-31 Oktober 2017 yang diadakan oleh Divapress (yang kemudian deadline-nya di-extend sampai akhir Desember). Saya mengirim ini sebelum deadline yang pertama dan melupakannya begitu saja. Memang nggak ada ekspektasi apa-apa sih, jadi nggak nyangka juga kalau ternyata terpilih. 
  3. Bulan di Langit Senja (fiksi tentang jodoh)
    Cerita ini saya kirim untuk satu event yang diadakan oleh komunitas AWI (Amateur Writers Indonesia). Ide utamanya lebih ke how to survive “blasts from the pasts”. Menurut saya pribadi, idenya nggak terlalu ‘wow’. Karena itu, saya merevisi ini entah berapa puluh kali untuk make sure bahwa diksinya tidak biasa saja. But it’s worth it, karena tulisan ini kepilih juga.

Selain tiga tulisan lama itu, ada tiga tulisan baru yang semoga terbit tahun ini juga. Dua tulisan pesanan (belum bisa dibocorkan sekarang, hehehe) dan satu tulisan yang dikirim untuk charity project “Surat Untuk Kaki Langit Palestina” yang diadakan oleh IWC (Indonesia Writing Club). Yang terakhir ini, konon katanya, semua tulisan yang masuk akan ikut dibukukan. Mari kita lihat bagaimana kelanjutannya. 

.

Baiklah, kira-kira itu saja resolusi yang sudah mulai terlihat progresnya bulan ini. Semoga resolusi lainnya cepat menyusul untuk dieksekusi. Aamiin. 

2 respons untuk ‘Evaluasi Resolusi 2018

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s