Buku Antologi Nostalgia

Saya sedang excited menunggu datangnya buku Srikandi Gerigi (walaupun masih nunggu PO berakhir dulu) ketika kabar tentang buku ini masuk ke surel saya. Open PO antologi kelima. *_*

Nostalgia

Nostalgia

Seperti yang sudah saya singgung pada pos Tekad, bulan lalu, saya mengirimkan tulisan untuk beberapa lomba. Salah satunya adalah lomba menulis fiksi mini bertema “nostalgia” yang diadakan oleh Jejak Publisher. Deskripsinya begini.

Manusia suka sekali mengenang.

Kerap kali kita menemukan diri sendiri sedang membongkar kotak kenangan di dalam ingatan yang sudah lama tertimbun dan tidak tersentuh. Kadang kenangan-kenangan itu muncul secara tiba-tiba, namun seringnya, kita sengaja memunculkan mereka. Karena kita rindu, karena kita ingin mengingat kembali.

Nostalgia adalah kerinduan terhadap sesuatu, atau mungkin seseorang, yang kini sudah tidak lagi ada. Sesuatu yang kini letaknya jauh sekali, hingga tidak mungkin bisa kita capai lagi. Orang bilang, sesuatu akan menjadi lebih berharga ketika mereka sudah hilang dan pergi. Ketika kita bernostalgia, boleh jadi kenangan-kenangan itu terasa lebih indah ketimbang kita mengalaminya di masa silam. Atau mungkin, ada sebersit perasaan sedih menyadari kenangan-kenangan itu sudah seharusnya kita lupakan. Lantas, kenangan-kenangan seperti apa yang sering membuat manusia ingin bernostalgia?

Dalam event fiksi mini kali ini, peserta dipersilakan untuk mengeksplorasi tema nostalgia dengan sebebas-bebasnya. Mengingat-ingat kembali kenangan di masa silam, serta bermain-main dengan rindu.

Sudah siap mengenang?

Karena ini fiksi mini, panjangnya terbatas hanya 350-700 kata. Saya sendiri membuat tulisan dengan sekitar 400-an kata. Nggak terlalu panjang, nggak terlalu pendek juga. Ya sesuai dengan waktu pengerjaan yang menggunakan SKS (Sistem Kebut Semalam).

Setelah deadline pengiriman berlalu, mbak PJ event sempat update status yang intinya mengatakan bahwa tulisan yang dikirim bagus-bagus. Saya jadi rada nggak pede bakal kepilih, karena pesertanya juga ratusan. Di sisi lain, total tulisan yang bakal diambil adalah 88, jadi kesempatan terpilih juga besar. Tapi ya udahlah, saya nggak terlalu berharap. Kalaupun nggak terpilih, minimal tulisan saya bebas typo dan sesuai kaidah PUEBI. Nggak malu-maluin amat. Wkwkwkwk.

Hari pengumuman tiba. Dari semua peserta, diambil juara satu, juara dua, juara tiga, lima penulis terbaik, sepuluh penulis terfavorit, dan tujuh puluh penulis terpilih yang semua tulisannya akan dibukukan. And guess what? I got this.

Mayan. Alhamdulillah.

Mayan. Alhamdulillah.

Surprised. Ini kayak iseng-iseng berhadiah. Hehehe.

Kurang dari seminggu setelah pengumuman pemenang, PO untuk buku ini sudah mulai dibuka. Periodenya pun cukup mencengangkan, karena barengan (pake banget!) sama Srikandi Gerigi, walaupun selisih satu hari aja.

Harga buku ini 60 ribu rupiah. Tidak ada perbedaan harga antara periode PO dan di luar periode PO. Hanya saja, jika membeli pada saat PO, harga 60 ribu ini sudah termasuk donasi lima ribu rupiah untuk fakir miskin dan anak yatim. MasyaAllah. Bisa beli sambil beramal. :)

Untuk pemesanan, bisa melalui saya atau langsung ke penerbit Jejak Publisher. Tinggalkan komentar di sini atau kontak saya via akun Instagram @knew_u.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s