Tekad

Pada bulan Februari, saya bertekad seperti ini,

“Maret mau puasa dulu lah, nggak ikutan lomba atau antologi dulu.”

Kemudian ketika memasuki bulan Maret, melihat sebuah pengumuman lomba, saya berpikir, 

“Duh, unyu banget sih temanya? Gapapa deh, satu ini aja.” 

Padahal ini masih tanggal 3. 

Basically, that was me in February. Semacam agak “kalap” ikutan lomba dan antologi. Berawal dari, “Ya udah, satu kali ini aja.” dan berakhir dengan bikin dua tulisan untuk antologi dan kirim tiga tulisan untuk lomba. Tiga fiksi dan dua nonfiksi. Walhasil, kepala pening. Hahahaha. 

Mengapa saya pening? Tentu saja, agak membingungkan juga switching dari satu tema ke tema lain. Tapi lebih pening lagi switching dari fiksi ke nonfiksi dan sebaliknya. 

While actually it’s okay to write both, mungkin lebih baik jika saya fokus ke salah satunya pada satu time frame. Misal bulan ini fiksi tok, bulan depan nonfiksi tok, or something like that. 

Jadi, mana yang mau diseriusin dulu? 

Bingung. Hahahaha. I think I’m a bit greedy. *_*

Yang jelas, Maret ini saya mau kurang-kurangin ikut lomba atau antologi dulu deh. Satu atau dua aja gapapa. Seriously, saya pingin update blog yang itu

2 respons untuk ‘Tekad

  1. Ping-balik: Buku Antologi Nostalgia | Rumput Jingga

  2. Ping-balik: Hello, April! | Rumput Jingga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s